penyusunan buku teks



PENYUSUNAN BUKU TEKS
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Telaah Buku Teks
Dosen : Prof. Dr. H. Sukirno, M.Pd.




Disusun oleh :
Duwi Santoso
:
092110132
Panji Pradana
:
092110144
Trio Marta
:
092110158

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Purworejo
PENYUSUNAN BUKU TEKS

A.    BUKU TEKS DAN KURIKULUM
Buku teks berkaitan erat dengan kurikulum. Mana duluan antara buku teks dengan kurikulum? Ada beberapa kemungkinan jawaban.
1.      Kurikulum mendahului Buku Teks
Pendapat yang paling logis adalah Kurikulum mendahului buku teks. Setelah kurikulum ditetapkan atau diumumkan oleh pihak berwenang para pengarang menulis buku teks yang relevandengan kurikulum.
2.      Buku Teks mendahului Kurikulum
Buku teks dianggap bermutu yang ditulis oleh pakar dibidangnya dijadikan dasar dan pedoman dalam penyusunan kurikulum. Bahkan mungkin penulis buku teks tersebut ditugasi sebagai penyusun kurikulum agar yang bersangkutan dapat menerjemahkan idenya pada kurikulum.
3.       Buku Teks dan Kurikulum serentak diumumkan
Penyusunan buku teks sejalan dan bersamaan kurikulum. Dalam penggodokannya memang ada dua kemungkinan, kurikulum disusun dulu kemudian disusun buku teks atau berdasarkan buku teks disusun kurikulum. Bila cara ini digunakan antara buku teks dan kurikulum sudah terdapat hubungan yang sangat erat.
4.      Buku Teks dan Kurikulum lahir sendiri-sendiri
Buku teks disusun tersendiri kemudian diterbitkan mugkin mendahului atau sesudah adanya kurikulum yang berlaku. Dalam situasi ini mungkin terjadi tidak ada persesuaia atau pertentangan. Akibatnya jangankan saling menunjang sama arah, bila hal ini terjadi maka rasanya sia-sialah keberadaan buku teks.
Menurut Crown, Stevens maupun Tarigan ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan buku teks, yaitu :
1)      Tujuan
2)      pendekatan
3)      bobot
4)      urutan
5)      metodologi
pada kurikulum 1984, dapat kita lihat Garis-Garis Besar Program Pengajaran berisi butir-butir.
1.      Tujuan Kurikuler
2.      Tujuan Intruksional umum
3.      Bahan pengajaran
                                            i.            Pokok bahasan
                                          ii.            Uraian
4.      Program
i.                    Kelas
ii.                  Semester
iii.                Jam pelajaran
5.      Metode
6.      Sarana/sumber
7.      Penilaian
8.      Keterangan (kurikullum 1984)
Pada pedoman kurikulum 1984 dapat kita baca bahwa, pendekatan kurikulum tersebut tidak hanya berorientasi pada tujuan tetapi juga kepada keterampilan proses. Keterampilan proses menuntut proses belajar mengajar yang selalu mengikutkan siswa secara aktif guna mengembangkan kemampuan-kemampuan siswa antara lain kemampuan mengamati, menginterpretaikan, meramalkan, mengaplikasikan konsep, serta mengkomunikasikan hasil penemuannya. (kurikulum, 1984 : 11).
B.     DASAR-DASAR PENYUSUNANBUKU TEKS
Patokan umum yang berlaku bagi setiap buku teks meliputi:
1.      Pendekatan: keterampilan proses yang meliputi
i.                    Mengamati
ii.                  Menginterpretasikan
iii.                Mengaplikasi konsep
iv.                Meramalkan
v.                  Merencanakan dan melaksanakan penelitian
vi.                Mengkomunikasikan hasil penelitian
2.      Tujuan
i.                    Kognitif
ii.                  Afektif
iii.                Psikomotor
3.      Bahan pengajaran
4.      Program
i.                    Kelas
ii.                  Semester
iii.                Jam pelajaran
5.      Metode
6.      Sarana dan Sumber
7.      Penilaian
8.      Bahasa
Keterampilan proses untuk Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dijabarkan sebagai berikut:
1.      Mengamati
i)                    Menatap
ii)                  Membaca
iii)                menyimak
2.      Menggolongkan
Mencari persamaan, perbedaan atau mengelompokkan sesuatu (dapat berupa wacana, kalimat dan kosakata)
3.      Menafsirkan
i)                    Menafsir
ii)                  Mencari dasar penggolongan
iii)                Memberi arti
iv)                Mencari hubungan situasi
v)                  Menemukan pola
vi)                Menarik kesimpulan
vii)              Menggeneralisasikan
viii)            Menganalisis
4.      Menerapkan
Mengunakan konsep, menerapkan konsep, kaidah bahasa dalam menyusun sesuatu, dapat berupa penulisan wacana/karangan, surat-menyurat, kalimat-kalimat, kata bentukan dengan memperhatikan ejaan/kaidah bahasa.
5.      Mengkomunikasikan
I)                   Berdiskusi
II)                Mendklamasikan
III)             Dramatisasi
IV)             Bertanya
V)                Mengarang
VI)             Mendramakan/bermain drama
VII)          Mengungkapkan
Tujuan pangajaran bahasa menurut Kurikulum ialah kemampuan berbahasa (terampil menyimak, terampil berbicara, terampil membaca dan terampil menulis). Dengan demikian dapat disusun pedoman penyusunan buku teks untuk mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia berdasarkan Kurikulum 1984, sebagai berikut:
1.      Pendekatan keterampilan proses
2.      Tujuan kemampuan berbahasa
3.      Bahan pengajaran
4.      Program
5.      Metode
6.      Sarana/sumber
7.      Penilaian
Bahan bacaan harus
1.      Menyeluruh
2.      Menunjang mata pelajaran lain
3.      Utuh, lengkap, bulat
4.      Bersifat keteladanan
5.      Menumbuhkan kosakata
6.      Menumbuhkan keberanian
7.      Edukatif kultural
Bahasa
1.      Sesuai dengan bahasa siswa
2.      Kalimat efektif
3.      Terhindar dari makna ganda
4.      Sederhana
5.      Sopan
6.      Menarik













Daftar Pustaka

Taerigan, jago. Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia. Jakarta
Share this article :
 

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pieka - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger